Dosen Undip Ciptakan Alat Ukur Kadar CO Terkoneksi Internet

Dosen Universitas Dipenogoro (Undip) berhasil menciptakan sebuah alat pengukur gas karbon yang terdiri atas rangkaian sensor serta perangkat keras dan perangkat lunak mikroprosesor. Alat buatan Dr Suryono, MSi ini mampu mengukur dan mengirim data konsentrasi gas karbon monoksida (CO) otomatis di lapangan.

Dilansir dari laman Undip, Sabtu (22/10/2016), alat pengukur kadar CO ini menggunakan catu daya mandiri sel surya melalui jaringan internet. Adapun manfaat dari invensi dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika (FMIPA) ini, yakni menjamin mutu lingkungan dan keselamatan akibat dampak lingkungan.

Alat ini sendiri terdiri dari bagian-bagian yang dijadikan klaim, meliputi sensor, antarmuka mikrokontroler 32 bit, mikroprosesor, dan situs web online. Komponen-komponen tersebut berfungsi dalam sistem cara kerja alat.

Proses pengukuran kadar CO terjadi ketika rangkaian gas karbon monoksida mengubah konsentrasi gas menjadi tegangan keluaran analog. Kemudian, perangkat antarmuka mikrokontroler diprogram untuk dapat mengubah data analog ke digital.

Setelah itu, mikrokontroler melakukan operasasi karakterisasi dengan komputasi matematis 32 bit, serta melakukan data serial ke mikroprosesor. Peralatan ini dapat melakukan komunikasi local host server dari basis data local di stasion lapangan ke basisdata online host server di situs internet.

Sumber : news.okezone.com

Share