Feeder, Trending Topic Baru di Kalangan Perguruan Tinggi Indonesia

by. Devid Hardi

Saat ini kata feeder menjadi trending topic dikalangan civitas academica Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia, khususnya staff IT yang bertugas untuk pelaporan data PT kepada DIKTI. Hal ini tentu saja berkaitan dengan surat edaran dari DIKTI tentang penggunaan feeder sebagai satu-satunya aplikasi pelaporan secara nasional dari PT kepada DIKTI (Sebelumnya EPSBED DIKTI) yang segera akan diterapkan.

Bagi PT yang belum siap dengan dukungan teknologi yang memadai, tentu saja ini menjadi masalah tersendiri untuk memasukkan data yang harus dilaporkan tersebut kedalam aplikasi feeder DIKTI secara manual; sangat merepotkan, memakan waktu lama dan butuh sumber daya manusia yang cukup banyak.

Masalah yang sama juga dialami oleh banyak PT yang telah menggunakan Sistem Informasi Akademik (SIA) namun belum support untuk sinkronisasi data ke webservice feeder, terpaksa harus melakukan entri data di dua aplikasi berbeda SIA internal dan feeder DIKTI atau melakukan pengembangan khusus untuk mengakomodir sinkronisasi data SIA dengan program feeder tersebut.

Kabar baik bagi customer Suteki, pengguna aplikasi Sistem Informasi Akademik Suteki (SIKAD) tidak perlu risau menghadapi perubahan cara pelaporan ini. Sesuai dengan komitmen Suteki untuk terus melakukan pengembangan dan inovasi secara konsisten terhadap software-software unggulan Suteki demi memenuhi kebutuhan institusi pendidikan Indonesia, Suteki telah melakukan pengembangan fitur khusus untuk mengakomodir feeder guna mempermudah operasional di berbagai instansi pengguna SIKAD tanpa harus melakukan pengembangan software sendiri.

Seluruh pengguna SIKAD segera dapat menggunakan fitur ini setelah mendapatkan update program dari Suteki.post. Edit or delete it, then start writing!

 

Share