IPB Kembangkan Antivirus Herbal Flu Burung

BOGOR – Institut Pertanian Bogor mengembangkan jamu herbal dari meniran dan temu lawak sebagai jamu antivirus flu burung pada unggas. Guru Besar Tetap Fakultas Kedokteran Hewan Bambang Pontjo Priosoeryanto, Kamis, 31 Maret 2016 mengatakan penelitian ini dikerjakan bersama timnya dan bermitra dengan pihak swasta sejak tahun 2007 lalu.

Menurut dia, ada empat bahan herbal yang bisa menjadi formula jamu herbal antivirus flu burung. Yakni meniran, temu lawak, temu ireng, dan sambiloto. Berdasarkan pengujian di laboratorium dan lapangan, jamu tersebut terbukti membuat unggas tahan hingga 40 persen dari virus flu burung.

“Target kita, jamu herbal ini bisa dikomersialisasikan, makanya kita bekerja sama dengan swasta. Saat ini, komersialisasi masih dalam proses,” ucap Bambang, dilansir dari PR Online, Kamis (31/3/2016).

Penelitian ini, lanjut Bambang, dimulai dengan mencari tanaman yang cocok dan mengandung khasiat untuk kekebalan tubuh. Semula ada 100 tanaman yang di-screening hingga didapatkan 4 tanaman yang berdasarkan hasil penelitian sangat potensial dijadikan jamu antivirus flu burung.

Hasil penelitian itu menunjukkan sekitar 40 persen ayam yang diberi jamu herbal tanpa diberi vaksin flu burung bisa bertahan hidup setelah 2 pekan diinfeksi dengan virus flu burung.

Bambang mengakui jamu itu belum 100 persen membuat ayam tahan terhadap virus flu burung. Dengan demikian, pemberian vaksin antivirus flu burung tetap dianjurkan. Pengembangan jamu herbal, lanjut Bambang, akan terus dilakukan hingga menemukan formula yang tepat agar bisa mengobati flu burung.

Sumber: IPB Kembangkan Antivirus Herbal Flu Burung

Share