Kampus Jangan Hanya Fokus Kejar Akreditasi

JAKARTA – Pendidikan tinggi yang baik, tentu didukung dengan mutu perguruan tinggi yang juga baik. Karena itu, amat penting bagi perguruan tinggi untuk mengejar peningkatan mutu.

Sekretaris Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Dwi Sasongko, PhD menuturkan, saat ini masih banyak perguruan tinggi yang hanya mengejar akreditasi, atau Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Padahal, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) juga tidak boleh dilupakan.

Menurut Dwi, akreditasi pada perguruan tinggi selalu menjadi tujuan dalam peningkatan mutu. Padahal proses SPMI perlu dilakukan perguruan tinggi minimal setahun sekali.

“SPMI itu mendorong supaya SPME-nya baik, sehingga nantinya penjaminan mutu itu tidak sekadar administratif,” ujar Dwi, seperti dikutip dari laman Universitas Padjajaran (Unpad), Kamis (24/3/2016).

Hal terpenting yang harus dilakukan perguruan tinggi adalah peningkatan mutu dengan evaluasi yang dilakukan secara kontinyu. Dengan begitu, Continous Quality Improvement (CQI) akan terjamin melalui sinergi dengan pengelola prodi, fakultas sampai institusi.

“Akreditasi bukan sekadar pemeringkatan, tetapi itu adalah upaya pemenuhan standar perguruan tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Penjaminan Mutu Kemristekdikti Prof Drh Aris Junaidi PhD membenarkan, peningkatan mutu internal harus dilakukan perguruan tinggi. Akreditasi sendiri menjadi tolok ukur pada perguruan tinggi yang berjalan dengan sehat.

“Kalau sudah terbangun (mutu internal – red), proses akreditasi tidak akan masalah,” ujarnya.

Dwi menambahkan, ke depannya akan ada Lembaga Akreditas Mandiri (LAM) untuk menilai prodi di perguruan tunggi. Selain itu BAN PT juga akan melakukan audit secara institusi saja.

“Ke depan, akan ada LAM yang disesuaikan dengan rumpun keilmuan. Lembaga ini akan memberikan peluang secara jeli melihat mutu suatu prodi,” tambahnya.

Sumber: Kampus Jangan Hanya Fokus Kejar Akreditasi

Share