KPAI Apresiasi Aturan Pembatasan HP di Sekolah

JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi wacana peraturan bersama pembatasan handphone (HP) di sekolah. Namun diperlukan penyadaran lebih lanjut agar ada perubahan perilaku dari siswa.

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengapresiasi semangat pembuatan peraturan bersama tersebut. Dia menjelaskan, pembatasan ini sebetulnya bukan untuk mengekang siswa memakai telefon genggam namun lebih untuk mendewasakan anak didik agar konsentrasi selama belajar di sekolah. Hanya yang terpenting jadi pertimbangan adalah logika pembatasan harus terintegrasi dengan penyadaran supaya berorientasi pada perubahan perilaku.

“Siswa harus mengetahui argumentasi dasar pembatasan itu seperti apa sehingga jangan ada celah waktu lain untuk memanfaatkan telepon genggam secara berlebihan,” terangnya ketika dihubungi, Selasa (1/3/2016).

Mantan Direktur Indonesia Research Foundation ini menambahkan, alasan pembatasan tersebut karena akan mengganggu proses belajar mengajar harus diperdebatkan. Susanto pun meminta peraturan bersama ini nantinya sebelum diberlakukan harus di uji publik dulu.

Uji publik khususnya menyasar kepada anak-anak juga. Namun dia setuju perlu ada perlakukan khusus pemakaian telepon genggam kepada anak untuk membatasi konten-konten negatif yang bisa diakses bebas oleh anak.

Sumber: KPAI Apresiasi Aturan Pembatasan HP di Sekolah

Share