Kreativitas, Kunci Sukses Anak Muda

12.04.2016 Deni Nasrul News Umum

Siapa bilang kreativitas cuma monopoli mereka yang berkecimpung di dunia seni? Anggapan ini salah besar. Nyatanya, kreativitas diyakini menjadi kunci sukses dalam berbagai bidang.

Brand Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Fransiska Remila, menyatakan, kreativitas sangat penting dan dibutuhkan dalam semua bidang pekerjaan.

“Kreativitas menjadi dasar inovasi, keberhasilan, dan kesuksesan,” ujar Fransiska ketika membuka konferensi pers Pameran Seni Faber-Castell “Kreativitas Tanpa Batas” di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, Senin (11/4/2016),

Sementara itu, Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia Yandramin Halim menyebutkan, perkembangan di negara maju menunjukkan proses kreatif telah berubah dari creative thinking ke creative making.

“Artinya kreativitas bukan lagi diukur dari ide tetapi produk secara nyata,” ujar Halim.

Dia mengimbuhkan, saat ini banyak karya anak muda Indonesia tidak kalah dengan karya anak muda dari negara lain. Agar mendorong mereka untuk lebih mampu berkreasi, maka perlu ruang pentas seperti pameran dan membukukan hasil karya tersebut.

Di saat yang sama, Halim menyebut, pihaknya juga memotivasi masyarakat untuk menghasilkan berbagai karya kreatif tanpa harus bermodal besar. Misalnya melalui berbagai workshop dan lomba. Pasalnya, Indonesia memiliki potensi sangat besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif.

“Sebaliknya, kita harus melihat secara jeli nilai-nilai tambah mana yang bisa dikembangkan agar bisa menghasilkan nilai ekonomi. Paling penting adalah ramah lingkungan,” imbuhnya.

Kepala Subdirektorat Peserta Didik, Ditjen Dikdasmen, Kemdikbud, Gusmayadi Muharmansyah menilai, berbagai kompetisi seni sangat membantu pengembangan karakter anak-anak. Pasalnya, saat ini yang dibutuhka bukan hanya pintar secara akademis, tetapi juga unggul dalam bidang estetika, kinestika dan spiritual.

“Melalui lomba melukis, misalnya, tanpa disadari anak-anak menumbuhkan nilai-nilai positif seperti sportivitas jika tidak menjadi juara. Di saat yang sama, mereka juga menghayati dan mengamalkan kekayaan budaya dan lingkungan hidup Nusantara,” ujarnya. (ira)

Sumber : news.okezone.com

Share