Matchlight, Keamanan Ekstra Pada Data Pribadi Anda Di Dunia Maya

Jika Anda cemas tentang informasi pribadi Anda beredar secara bebas di dunia maya, tidak perlu khawatir, atau setidaknya dapat mengurangi kekhawatiran tentang hal itu sedikit.

Terbium Labs mengumumkan bahwa Matchlight, sebuah sistem intelegent yang dapat mengawasi situs-situs gelap yang mencuri informasi Anda, saat ini sudah tersedia untuk masyarakat umum.

“Matchlight mengawasi data Anda sehingga Anda tidak perlu mencemaskan data-data penting yang Anda masukan,” kata mereka dalam situsnya. Untuk menggunakannya, semua yang perlu Anda lakukan hanyalah mendaftar di dalam website dan kemudian memasukkan beberapa rincian data milik Anda.

Jika Matchlight mendeteksi sesuatu, sebuah peringatan akan langsung dikirim kepada Anda. Layanan Peringatan tersebut terdiri dari account credentials, social security numbers, dan confidential documents. Para pengguna juga dapat menggunakan kata kunci atau pola, sebuah alat yang sangat berguna untuk melacak alamat email, kartu kredit, dan nomor identitas.

Pada umumnya, dibutuhkan waktu selama 206 hari sebelum sebuah pelanggaran data teridentifikasi, dengan 85 persen dari pelanggaran tersebut ditemukan oleh pihak ketiga eskternal. Dan Matchlight dapat mengurangi pelanggaran tersebut hanya dalam hitungan menit.

Matchlight diluncurkan sejak tahun lalu, namun hanya sebagai pengamanan data pribadi yang tidak tersedia untuk umum. Saat ini perusahan menambah target penggunanya mulai dari satu individu dan perusahaan bisnis kecil hingga menengah yang tidak memilki uang atau tenaga kerja seperti perusahaan yang lebih besar untuk mendapatkan perlindungan serupa.

“Serangan yang tak terelakkan dan terorganisir seperti pelanggaran kekayaan intelektual selalu berisiko tinggi,” kata Tyler Carbone, CEO Terbium Labs. “Kami membangun  kekuatan terhadap hal semacam itu dengan menyediakan sebuah alat yang mampu mengidentifikasi dan melawan pencurian informasi dan penipuan dengan cepat, pribadi dan terjangkau.”

(Nisrina Darnila. Sumber: Kristy Hamilton/ifIscience.com)

Sumber : nationalgeographic.co.id

Share