SNMPTN 2016, Sepertiga Sekolah Jabar Absen

JAKARTA – Salah satu prosedur pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah pengisian pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) oleh masing-masing SMA sederajat. Namun, kenyataannya, sampai batas akhir hingga perpanjangan pengisian PDSS untuk pendaftaran SNMPTN 2016, 5.810 dari 23.388 SMA sederajat tidak melakukan pengisian data.

Ketua Umum SNMPTN 2016, Rochmat Wahab memaparkan, jumlah sekolah yang tidak mengisi PDSS paling banyak ada di Provinsi Jawa Barat (Jabar). Dari 3.215 sekolah di Jabar, 1.006 di antaranya tidak mengisi PDSS.

“Jawa Barat ini menarik, jumlah sekolah yang mengisi PDSS 2.209, dan yang tidak 1.006. Artinya yang tidak mengisi sekira satu per tiganya,” ujar Rochmat dalam Konferensi Pers Pendaftaran SNMPTN 2016 di Gedung D Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), Jakarta, Rabu (3/2/2016)

Sebanyak 1.006 sekolah yang tidak mendaftar tersebut terdiri atas 197 SMA, 220 MA, dan 589 SMK. Menurut Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tersebut, banyak faktor yang menjadi alasan sehingga sekolah tak mengisi PDSS.

“Penyebab pastinya saya juga kurang tahu kenapa mereka tidak mengisi. Mungkin pihak sekolah kurang percaya diri atau pengalaman sebelumnya sudah capek-capek mendaftar tetapi tidak diterima,” ucapnya.

Dia menjelaskan, para siswa yang sekolahnya tidak mengisi PDSS otomatis tak bisa mengikuti SNMPTN 2016. Namun, siswa-siswa tersebut masih memiliki kesempatan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Mandiri (UM) di setiap PTN.

Sumber: SNMPTN 2016, Sepertiga Sekolah Jabar Absen

Share