UIN Alauddin Makassar Buka Prodi Kedokteran yang Berbeda

JAKARTA – Sebanyak delapan perguruan tinggi negeri dan swasta baru saja membuka program studi (prodi) kedokteran yang diresmikan oleh Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). Salah satu perguruan tinggi yang baru saja membuka prodi kedokteran yaitu UIN Alauiddin Makassar.

Rektor UIN Alauddin Makassar, Profesor Musafir Pababari, menuturkan alasannya mengapa akhirnya Kemristekdikti menyetujui kampus tersebut membuka prodi kedokteran.

“Yang membuat prodi kedokteran kita itu berbeda adalah karena kita mengintegrasikan antara agama dengan sains. Pak Menteri kan juga bertanya, kenapa kampus kami perlu membuka kedokteran, kalau sama saja dengan yang lain untuk apa,” ungkapnya di Gedung Dikti, belum lama ini.

Hal itu yang membuat prodi kedokteran di kampus tersebut berbeda. Semua kurikulum yang ada di kampus tersebut berintegrasi pada agama.

“Semua mata kuliah itu sudah teritegrasi dengan Islam dan agama. Tapi juga juga fokus pada eksak, di MA kan juga ada pelajaran eksak,” ujarnya.

Total dosen di prodi kedokteran tersebut sebanyak 34 dosen yang terdiri dari dosen PNS maupun bukan PNS. Musafir menambahkan, lulusan para dosen kedokteran ini bahkan ada yang dari Jerman sampai Australia.

“Mereka ini ada yang sedang S-3 di Jepang. Ada juga di Australia dan Jerman,” tambahnya.

Sumber: UIN Alauddin Makassar Buka Prodi Kedokteran yang Berbeda

Share