ketua-apptis-transformasi-perpustakaan-di-era-ai-tidak-lagi-bisa-ditunda

Ketua APPTIS: Transformasi Perpustakaan di Era AI Tidak Lagi Bisa Ditunda

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara mahasiswa mencari, mengakses, dan memanfaatkan informasi. Perubahan ini membuat perpustakaan perguruan tinggi perlu bertransformasi, tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari cara memberikan layanan kepada sivitas akademika.

Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Mufid, S.Ag., S.S., M.Hum., Ketua Umum Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS), dalam wawancara bersama Suteki Technology. Menurutnya, perpustakaan tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi perlu berkembang menjadi bagian dari ekosistem pengetahuan yang mendukung pembelajaran, penelitian, dan inovasi di perguruan tinggi.

Mengapa Transformasi Perpustakaan Menjadi Semakin Penting?

Perkembangan teknologi telah mengubah kebiasaan mahasiswa dalam memperoleh informasi. Saat ini, berbagai referensi akademik dapat diakses secara digital, sementara pemanfaatan AI mulai menjadi bagian dari aktivitas belajar maupun penelitian.

Perubahan tersebut menghadirkan tantangan baru bagi perpustakaan perguruan tinggi. Layanan perpustakaan tidak lagi cukup berfokus pada penyediaan koleksi, tetapi juga perlu mampu mendukung kebutuhan pengguna yang semakin dinamis.

Menurut Bapak Mufid, kondisi ini menunjukkan bahwa transformasi perpustakaan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan agar layanan yang diberikan tetap relevan dengan perkembangan dunia pendidikan tinggi.

Apa yang Berubah di Era AI?

Salah satu perubahan yang paling terasa adalah bergesernya cara sivitas akademika mencari dan memanfaatkan informasi.

Mahasiswa kini terbiasa memperoleh informasi secara cepat melalui berbagai platform digital. Di sisi lain, AI membuka peluang baru dalam proses pencarian referensi, analisis data, hingga penyusunan berbagai bentuk konten akademik.

Artinya, perpustakaan tidak hanya dituntut menyediakan akses informasi, tetapi juga membantu pengguna menemukan sumber yang kredibel, memahami informasi secara tepat, dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab.

Dalam praktiknya, perkembangan teknologi juga membuat kompetensi pustakawan perlu terus diperbarui. Menurut Bapak Mufid, kemampuan baru dalam memanfaatkan AI dan analisis data menjadi salah satu aspek penting agar perpustakaan mampu merancang layanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna.

Bagaimana Peran Pustakawan Ikut Berubah?

Transformasi digital tidak hanya mengubah teknologi yang digunakan, tetapi juga memperluas peran pustakawan di lingkungan perguruan tinggi.

Menurut Bapak Mufid, pustakawan ke depan diharapkan tidak hanya menjadi pengelola koleksi, tetapi juga berperan sebagai mitra yang mendukung proses akademik dan penelitian.

Peran tersebut meliputi:

  • menjadi research partner yang membantu proses penelitian;
  • mendukung sivitas akademika sebagai methodology partner dalam menemukan referensi yang relevan;
  • menjadi bridging information yang menghubungkan pengguna dengan berbagai sumber pengetahuan;
  • serta berperan sebagai verifikator informasi di tengah semakin banyaknya konten yang dihasilkan oleh AI.

Hal ini menunjukkan bahwa perpustakaan memiliki posisi yang semakin strategis dalam mendukung kualitas pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi.

Apa Artinya bagi Perguruan Tinggi?

Pandangan yang disampaikan APPTIS menunjukkan bahwa transformasi perpustakaan perlu menjadi bagian dari strategi transformasi digital kampus secara menyeluruh.

Ketika proses pembelajaran, penelitian, dan pengelolaan pengetahuan semakin mengandalkan teknologi digital, perpustakaan juga perlu mampu beradaptasi agar tetap memberikan layanan yang relevan bagi mahasiswa dan dosen.

Dalam praktiknya, transformasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyediaan teknologi. Perguruan tinggi juga perlu memperkuat kompetensi sumber daya manusia, membangun budaya digital, serta memastikan layanan perpustakaan dapat terhubung dengan sistem akademik yang digunakan di lingkungan kampus.

Dengan pendekatan tersebut, perpustakaan dapat berkembang menjadi pusat pengetahuan yang aktif mendukung proses belajar, penelitian, dan kolaborasi akademik.

Bagaimana Perguruan Tinggi Dapat Membangun Perpustakaan Digital yang Lebih Modern?

Perubahan peran perpustakaan menunjukkan bahwa digitalisasi tidak cukup dilakukan dengan memindahkan koleksi ke dalam format digital. Yang lebih penting adalah membangun layanan yang terintegrasi, mudah diakses, dan mampu mendukung aktivitas akademik secara menyeluruh.

Karena itu, kampus membutuhkan sistem yang tidak hanya membantu pengelolaan koleksi, tetapi juga mendukung pengelolaan pengetahuan sebagai bagian dari ekosistem digital perguruan tinggi.

Melalui E-Library dari Suteki Technology, perguruan tinggi dapat mengelola layanan perpustakaan digital secara lebih terstruktur sekaligus menghubungkannya dengan berbagai proses akademik lainnya.

Beberapa dukungan yang dapat diberikan antara lain:

Pengelolaan Koleksi Digital yang Lebih Terstruktur

Pengelolaan katalog, koleksi digital, dan repository institusi dilakukan dalam satu sistem sehingga informasi lebih mudah dikelola dan ditemukan oleh pengguna.

Akses Informasi yang Lebih Fleksibel

Mahasiswa dan dosen dapat mengakses layanan perpustakaan secara daring kapan saja sesuai kebutuhan, sehingga pengalaman memperoleh referensi menjadi lebih cepat dan praktis.

Mendukung Ekosistem Digital Kampus

E-Library dirancang untuk terintegrasi dengan SIAKAD 4.0, Civitas LMS, dan berbagai layanan digital lainnya. Integrasi ini membantu kampus membangun pengelolaan data dan layanan yang lebih terhubung.

Siap Berkembang Mengikuti Kebutuhan Perguruan Tinggi

Seiring berkembangnya kebutuhan kampus, sistem perpustakaan digital juga perlu terus beradaptasi. Karena itu, E-Library dikembangkan untuk mendukung pengelolaan perpustakaan yang lebih modern sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, perpustakaan tidak lagi menjadi sistem yang berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian penting dalam mendukung pembelajaran, penelitian, dan pengembangan pengetahuan di lingkungan kampus.

Ringkasan

Beberapa poin penting yang disampaikan Ketua Umum APPTIS antara lain:

  • AI mengubah cara mahasiswa memperoleh dan memanfaatkan informasi.
  • Perpustakaan perlu bertransformasi menjadi bagian dari ekosistem pengetahuan kampus.
  • Perubahan terbesar tidak hanya pada teknologi, tetapi juga pada kompetensi dan peran pustakawan.
  • Transformasi perpustakaan perlu didukung oleh sistem digital yang terintegrasi dengan layanan akademik lainnya.

Ingin Mengembangkan Perpustakaan Digital yang Lebih Terintegrasi?

Jika perguruan tinggi Anda sedang mempersiapkan transformasi perpustakaan atau ingin meningkatkan layanan informasi yang lebih modern, ini bisa menjadi momentum untuk mengevaluasi sistem yang digunakan saat ini.

→ Request Demo E-Library [Link Form Request Demo] dan lihat bagaimana sistem membantu mengelola koleksi digital, repository institusi, serta layanan perpustakaan dalam satu platform yang terintegrasi.

→ Konsultasikan kebutuhan perpustakaan kampus Anda bersama tim Suteki Technology [Link Whatsapp] untuk menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan institusi dan rencana transformasi digital kampus.

Sumber

Wawancara eksklusif Suteki Technology bersama Bapak Mufid, S.Ag., S.S., M.Hum., Ketua Umum Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS), Juni 2026.

Insight & Update Kampus

Informasi terbaru untuk pengelolaan perguruan tinggi.

Kenalan dengan Suteki Technology

Suteki adalah mitra ideal transformasi digital perguruan tinggi sejak tahun 2004, yang telah dipercaya oleh lebih dari 150 perguruan tinggi berlangganan, dan digunakan oleh 1.000+ kampus di seluruh Indonesia, termasuk aplikasi gratis.

Solusi Andalan dari Suteki:

🔹 SIAKAD 4.0 – Sistem informasi akademik terintegrasi
🔹 Civitas LMS – Manajemen pembelajaran daring
🔹 Civitas PMB – Penerimaan mahasiswa baru online
🔹 Open Feeder – Sinkronisasi data ke Neo Feeder
🔹 E-Library – Perpustakaan digital kampus
🔹 E-Office – Pengelolaan surat dan dokumen digital

Izinkan kami bantu kampus Anda mengoptimalkan ekosistem Perguruan Tinggi Anda.

Isi Formulir Demo Sekarang dan tim kami akan menghubungi Anda untuk sesi demo gratis sesuai kebutuhan kampus Anda.

Related Posts

Artikel Terbaru
Join our newsletter to stay updated