Suteki Technology
Kolaborasi Suteki Technology dan Iwan Pribadi sebagai Strategic Knowledge Partner perguruan tinggi

Suteki Technology Resmi Berkolaborasi dengan Iwan Pribadi sebagai Strategic Knowledge Partner

Suteki Technology resmi berkolaborasi dengan Iwan Pribadi Dwi Prasetyo, S.M. sebagai Strategic Knowledge Partner. Kolaborasi ini berfokus pada edukasi, komunitas operator, serta pengembangan produk dan layanan perguruan tinggi.

Mas Iwan tidak hanya berperan sebagai narasumber dalam kegiatan edukasi. Ia juga membawa perspektif praktisi dari aktivitas operator perguruan tinggi. Insight tersebut akan menjadi masukan bagi pengembangan berbagai program Suteki Technology.

Sebagai Strategic Knowledge Partner, Mas Iwan juga akan mendukung pengembangan ekosistem operator. Ruang lingkupnya mencakup edukasi, pendampingan, pengembangan produk, dan layanan profesional.

Mengapa Kolaborasi dengan Praktisi Operator Menjadi Penting?

Operator memiliki posisi penting dalam pengelolaan data dan berbagai proses administrasi perguruan tinggi.

Perubahan regulasi, kebutuhan pelaporan PDDIKTI, penggunaan SISTER, pengelolaan BKD, hingga berbagai kendala teknis membuat kebutuhan operator terus berkembang.

Karena itu, pengembangan solusi untuk perguruan tinggi tidak cukup hanya melihat dari sisi teknologi. Dibutuhkan pula perspektif pengguna yang memahami bagaimana proses tersebut benar-benar dijalankan dalam operasional sehari-hari.

Melalui kolaborasi ini, pengalaman praktis dari lapangan diharapkan dapat menjadi jembatan antara kebutuhan operator, edukasi pengguna, komunitas, serta pengembangan solusi yang lebih relevan bagi perguruan tinggi.

Apa Peran Iwan Pribadi sebagai Strategic Knowledge Partner?

Sebagai Strategic Knowledge Partner, Mas Iwan akan terlibat dalam sejumlah aktivitas edukasi dan pengembangan knowledge bersama Suteki Technology.

Kontribusinya mencakup keterlibatan sebagai narasumber webinar dan sharing session dengan pembahasan seputar regulasi, studi kasus, best practice, hingga penyelesaian kendala pelaporan.

Namun, perannya tidak berhenti pada kegiatan webinar.

Mas Iwan juga akan berkontribusi sebagai Community Advisor, dengan memberikan insight mengenai kondisi operator, kebutuhan perguruan tinggi, isu terkini, serta masukan yang dapat digunakan sebagai bahan pengembangan layanan Suteki Technology.

Dengan pendekatan tersebut, kegiatan edukasi yang diselenggarakan diharapkan semakin dekat dengan situasi yang benar-benar ditemui operator di lapangan.

Membawa Perspektif Operator ke Pengembangan Produk Suteki

Kolaborasi ini juga menjadi ruang untuk membawa perspektif pengguna ke dalam proses pengembangan produk.

Sebagai bagian dari perannya, Mas Iwan dapat memberikan masukan terhadap fitur, workflow, user experience, SOP, materi pelatihan, hingga layanan profesional yang dikembangkan Suteki Technology.

Masukan juga dapat diberikan melalui review dan validasi terhadap fitur maupun layanan sebelum dan setelah implementasi.

Bagi Suteki Technology, pendekatan ini penting dalam proses pengembangan produk. Solusi yang dikembangkan tidak hanya perlu menjawab kebutuhan teknis, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana sistem digunakan operator dalam aktivitas sehari-hari.

Masukan dari praktisi kemudian dapat menjadi salah satu sumber insight untuk membantu pengembangan solusi yang semakin relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi.

Kolaborasi Juga Diarahkan pada Edukasi dan Pendampingan Operator

Selain knowledge sharing dan product feedback, ruang lingkup kolaborasi juga mencakup kemungkinan keterlibatan dalam berbagai layanan profesional untuk operator.

Beberapa area yang dapat dikembangkan meliputi pendampingan pelaporan PDDIKTI, pendampingan PISN, pelatihan operator baru, hingga klinik pelaporan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa kebutuhan operator tidak selalu selesai setelah memahami sebuah sistem.

Dalam praktiknya, perubahan regulasi, proses sinkronisasi, validasi data, maupun kasus tertentu dapat membutuhkan ruang diskusi dan pendampingan yang lebih spesifik.

Karena itu, kolaborasi dengan praktisi diharapkan dapat memperkuat sisi edukasi sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi operator untuk berdiskusi mengenai tantangan yang mereka hadapi.

Sudut Civitas Menjadi Salah Satu Ruang Implementasi Kolaborasi

Salah satu implementasi awal kolaborasi ini diarahkan melalui Sudut Civitas, baik dalam bentuk webinar maupun pengembangan komunitas operator perguruan tinggi.

Melalui Sudut Civitas, pembahasan akan mengangkat berbagai isu yang dekat dengan pekerjaan operator. Mulai dari PDDIKTI, Neo Feeder, SISTER, BKD, pelaporan perguruan tinggi, hingga praktik pengelolaan data.

Mas Iwan akan membawa perspektif praktisi, sementara Suteki Technology menyediakan ruang kolaborasi dan ekosistem untuk memperluas manfaat dari knowledge yang dibagikan.

Ke depan, kolaborasi juga dapat berkembang melalui sharing session, Expert Series, klinik pelaporan, diskusi komunitas, maupun aktivitas edukasi lainnya.

Apa Artinya bagi Operator dan Perguruan Tinggi?

Bagi operator, kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan lebih banyak konten dan ruang belajar yang berangkat dari persoalan nyata di lapangan, bukan hanya pembahasan teoritis.

Sementara bagi perguruan tinggi, insight dari komunitas dan praktisi dapat membantu membuka perspektif mengenai pengelolaan data, pelaporan, kesiapan SDM, hingga pemanfaatan teknologi dalam mendukung operasional kampus.

Bagi Suteki Technology sendiri, kolaborasi ini memperkuat pendekatan pengembangan produk dan layanan yang tidak hanya berasal dari sisi internal, tetapi juga mempertimbangkan suara pengguna.

Hal tersebut sejalan dengan komitmen Suteki untuk terus berkembang bersama perguruan tinggi melalui masukan dan kebutuhan nyata pengguna.

Kenali Lebih Dekat Solusi Suteki Technology untuk Perguruan Tinggi

Kolaborasi bersama Strategic Knowledge Partner membantu Suteki Technology menghadirkan insight yang lebih dekat dengan kebutuhan perguruan tinggi.

Di sisi lain, kampus tetap membutuhkan sistem yang mendukung pengelolaan akademik dan operasional secara lebih terstruktur. Sistem juga perlu terintegrasi dan mudah dikembangkan sesuai kebutuhan institusi.

Melalui ekosistem solusi Suteki Technology, perguruan tinggi dapat memilih sistem sesuai kebutuhannya. Solusinya mencakup pengelolaan akademik, pelaporan PDDIKTI, pembelajaran, PMB, perpustakaan, hingga administrasi kampus.

→ Request Demo solusi Suteki Technology [Link Form Request Demo]
→ Hubungi tim Suteki Technology melalui WhatsApp untuk konsultasi kebutuhan kampus
[Link Whatsapp]

Insight & Update Kampus

Informasi terbaru untuk pengelolaan perguruan tinggi.

Kenalan dengan Suteki Technology

Suteki adalah mitra ideal transformasi digital perguruan tinggi sejak tahun 2004, yang telah dipercaya oleh lebih dari 150 perguruan tinggi berlangganan, dan digunakan oleh 1.000+ kampus di seluruh Indonesia, termasuk aplikasi gratis.

Solusi Andalan dari Suteki:

🔹 SIAKAD 4.0 – Sistem informasi akademik terintegrasi
🔹 Civitas LMS – Manajemen pembelajaran daring
🔹 Civitas PMB – Penerimaan mahasiswa baru online
🔹 Open Feeder – Sinkronisasi data ke Neo Feeder
🔹 E-Library – Perpustakaan digital kampus
🔹 E-Office – Pengelolaan surat dan dokumen digital

Izinkan kami bantu kampus Anda mengoptimalkan ekosistem Perguruan Tinggi Anda.

Isi Formulir Demo Sekarang dan tim kami akan menghubungi Anda untuk sesi demo gratis sesuai kebutuhan kampus Anda.

Related Posts

Artikel Terbaru
Join our newsletter to stay updated