Transformasi kurikulum menjadi salah satu agenda yang semakin banyak dibahas di perguruan tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Seiring perubahan regulasi, tuntutan mutu pendidikan, serta kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang, kampus dituntut tidak hanya menjalankan proses pembelajaran, tetapi juga memastikan bahwa lulusan memiliki capaian yang jelas, terukur, dan relevan.
Topik inilah yang diangkat dalam kegiatan Sudut Civitas, program diskusi dari Suteki Technology yang menghadirkan ruang berbagi pengalaman dan praktik implementasi di perguruan tinggi. Pada edisi perdana ini, webinar mengangkat tema:
“Transformasi Kurikulum: Dari Sekadar Mengajar Menjadi Capaian Lulusan yang Terukur dan Adaptif”.
Kegiatan ini menghadirkan dua perspektif sekaligus praktik implementasi kurikulum di kampus dan dukungan sistem dalam operasionalnya.
Narasumber yang hadir yaitu:
- Jamiatul Hamidah, M.Pd. — Kepala Bagian Pengembang Kurikulum dan Pembelajaran Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB)
- Tajuddin Kholil — Spesialis Transformasi Digital Sistem Akademik Kampus, Suteki Technology
OBE: Ketika Kurikulum Tidak Lagi Berfokus pada Proses, tetapi Hasil Lulusan
Dalam sesi diskusi, dijelaskan bahwa pendekatan Outcome Based Education (OBE) berangkat dari perubahan cara pandang terhadap pembelajaran.
Jika sebelumnya kurikulum sering berfokus pada penyampaian materi dan penyelesaian proses belajar, OBE mendorong perguruan tinggi untuk memulai dari pertanyaan yang berbeda:
Lulusan seperti apa yang ingin dihasilkan?
Dari pertanyaan tersebut, kampus kemudian menyusun:
- profil lulusan,
- Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL),
- Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK),
- metode pembelajaran,
- hingga sistem asesmen yang selaras.
Melalui pendekatan ini, setiap aktivitas akademik diarahkan untuk memastikan capaian yang dapat diukur, bukan hanya proses pembelajaran yang berjalan.
Implementasi OBE Tidak Dimulai dari Dokumen, tetapi dari Kesepahaman
Salah satu insight yang cukup menarik dari sesi ini adalah bahwa implementasi kurikulum OBE tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.
Dalam pengalaman yang dibagikan, penyusunan kurikulum membutuhkan keterlibatan berbagai pihak seperti:
- dosen,
- pimpinan program studi,
- unit akademik,
- penjaminan mutu,
- mahasiswa,
- alumni,
- hingga pengguna lulusan.
Pendekatan ini membuat kurikulum tidak hanya sesuai kebutuhan akademik, tetapi juga lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan bidang keilmuan.
Tantangan Nyata yang Banyak Ditemui Kampus Saat Bertransformasi
Selain membahas konsep, sesi webinar juga menyoroti tantangan implementasi yang sering muncul di lapangan.
Beberapa tantangan yang dibahas antara lain:
- menentukan profil lulusan yang relevan,
- menyusun dokumen kurikulum secara menyeluruh,
- menjaga konsistensi penyusunan RPS,
- mengukur ketercapaian CPL,
- hingga keterbatasan waktu dalam proses administrasi akademik.
Salah satu poin yang cukup disorot adalah bahwa implementasi OBE bukan proses yang instan.
Kurikulum dipandang sebagai proses yang terus dievaluasi dan disempurnakan secara berkelanjutan, bukan proyek yang selesai setelah dokumen disahkan.
Ketika Sistem Menjadi Enabler, Bukan Sekadar Alat Administrasi
Dalam sesi berikutnya, dibahas juga bagaimana sistem informasi akademik berperan dalam mendukung implementasi OBE.
Diskusi menyoroti bahwa tantangan implementasi sering kali bukan pada penyusunan konsep, tetapi pada bagaimana CPL, CPMK, asesmen, dan proses evaluasi dapat dijalankan secara operasional tanpa menambah beban administratif.
Pendekatan sistem yang terintegrasi dinilai dapat membantu kampus dalam:
- mengelola struktur kurikulum,
- mendukung asesmen berbasis capaian,
- mempermudah monitoring pembelajaran,
- serta membantu proses evaluasi secara lebih terukur.
Sudut Civitas: Ruang Belajar Bersama untuk Perguruan Tinggi
Sebagai kegiatan perdana, Sudut Civitas dirancang bukan hanya sebagai webinar, tetapi sebagai ruang diskusi yang mempertemukan pengalaman kampus, praktik implementasi, serta perkembangan teknologi pendidikan tinggi.
Ke depannya, program ini akan menghadirkan berbagai topik dan narasumber lain untuk membantu perguruan tinggi memahami tantangan dan peluang transformasi digital secara lebih dekat.
Ingin Mengikuti Sudut Civitas Berikutnya?
Bergabung di komunitas Sudut Civitas untuk mendapatkan informasi webinar, materi diskusi, dan insight terbaru seputar pengelolaan perguruan tinggi.
→ Gabung ke komunitas Sudut Civitas [Gabung ke Komunitas]
→ Diskusikan kebutuhan transformasi akademik kampus bersama tim Suteki Technology [Link Whatsapp]